awaluddin(105310167010)

Olahraga saat puasa sering dihindari oleh sebagian besar umat muslim yang menjalankannya. Kebanyakan orang memandang kegiatan olahraga di bulan puasa bisa mengganggu puasa dan menyebabkan lelah, lemas dan terkurasnya energi. Pandangan itu tidak sepenuhnya benar. Pada kenyataanya, berolahraga dapat mengubah cadangan lemak atau energi di dalam tubuh menjadi glukosa yang justru akan mengusir rasa lelah, dan mengantuk. Pada saat berolahraga tubuh kita juga mengeluarkan hormon endorfin yang membuat kita merasa senang dan bersemangat, sehingga mujarab sekali untuk mengusir malas di bulan puasa. Selain itu, olahraga di bulan puasa akan membantu memudahkan kita menjaga atau membuat tubuh langsing dan kencang, karena ternyata dalam keadaan perut kosong, tubuh membakar lemak lebih banyak.

Olahraga saat puasa tentu saja intensitasnya tidak sama seperti biasanya. Disarankan melakukan olahraga ringan yang tidak menyebabkan kita dehidrasi. Simak jenis dan tips olahraga saat puasa berikut agar puasa Anda tidak terganggu.

1. Olahraga setelah berbuka

  • Setelah berbuka puasa Anda dapat melakukan aerobik atau olahraga sehat dengan menari dengan gerakan-gerakan ringan seperti belly dance.

  • Pastikan Anda telah mengisi perut Anda dengan makanan ringan, hindari daging-dagingan sebelum melakukan olahraga.

  • Jangan terlalu banyak makan sebelum melakukan olahraga, karena bisa mengakibatkan mual

  • Kurangi durasinya dari yang biasa.

2. Olahraga setelah sahur (pagi hari)

  • Lakukan stretching atau peregangan pada bagian atas tubuh dan tulang punggung.

  • Untuk peregangan bagian atas tubuh caranya lakukan dengan posisi duduk bersila dengan kedua telapak kaki saling bertemu.  Letakkan kedua tangan di pergelangan kaki. Tundukkan pandangan ke lantai, tarik nafas dalam-dalam, kemudian hembuskan, lakukan hingga 15 kali.

  • Untuk peregangan tulang punggung, lakukan dengan berbaring dengan posisi lutut ditekuk dan tangan berada di samping tubuh. Tarik nafas dalam-dalam, rentangkan kedua tangan ke atas kepala, tahan. Angkat pinggul dan punggung perlahan (seperti sit up), rasakan kontraksi pada otot perut. Hembuskan nafas perlahan sambil mengembalikan pinggul dan punggung ke posisi semula. Lakukan hingga 5 hingga 7 kali. Gerakan ini juga berfungsi sebagai olahraga mengecilkan perut sehingga Anda terlihat lebih langsing.

  • Pastikan Anda telah banyak mengkonsumsi air putih saat sahur untuk menghindari dehidrasi.

3. Olahraga di siang hari

  • Lakukan stretching atau peregangan di siang hari pada tubuh bagian atas.

  • Untuk tubuh bagian atas, duduk di lantai dengan lutut ditekuk setinggi perut. Pegang bagian belakang lutut, tarik nafas dalam-dalam. Hembuskan perlahan sambil mendorong bagian atas tubuh ke arah belakang, dan arahkan titik pandang ke langit-langit. Tarik nafas kembali sambil mengembalikan tubuh ke posisi semula dan arahkan pandangan ke lantai.

  • Ulangi 5 hingga 7 kali.

4. Olahraga di Sore Hari (Menjelang Berbuka)

  • Menjelang berbuka puasa, Anda bisa melakukan olahraga ringan tapi agak berkeringat, yaitu dengan jogging atau bersepeda santai.

  • Dalam kondisi perut kosong, lemak akan lebih cepat terbakar, sehingga jika Anda melakukan olahraga ini akan dengan cepat menurunkan berat badan Anda.

  • Lakukan dengan durasi yang lebih sedikit dari biasanya dan selingi dengan istirahat bertahap setiap 5 menit.

  • Saat buka puasa, isi perut Anda dengan air putih hangat terlebih dahulu, jangan dengan minuman dingin untuk mencegah kram.

Olahraga saat puasa tetap menyenangkan bukan? Anda bisa memilih jenis olahraga di atas yang sesuai dengan kondisi Anda. Simak juga 10 tips puasa sehat untuk menyempurnakan ibadah puasa Anda. Selamat berolahraga dan selamat berpuasa.